Pengertian DBMS, Fungsi DBMS, Manfaat DBMS, Komponen DBMS, Cara Kerja DBMS

main-qimg-937f31ac431a24bd472b013d78844399

Pengertian DBMS
DBMS Merupakan Singkatan dari Database Management System. DBMS adalah suatu sistem atau software yang dirancang khusus untuk mengelola suatu database dan menjalankan operasi terhadap data yang diminta oleh banyak pengguna.
Tujuan utama penggunaan DBMS adalah jaringan komputer adalah untuk menghindari kekacauan dalam hal pengolahan data yang jumlahnya besar. DBMS merupakan perantara bagi penggua dan database, dan agar dapat berinteraksi dengan DBMS maka penguna harus memakai database yang sudah ditentukan.

Ada dua jenis bahas komputer yang dapat digunakan dalam berinteraksi dengan DBMS, yaitu.

  • Data Definition Language (DDL)
    Digunakan untuk menggambarkan desain dari basis data secara keseluruhan, mulai dari membuat tabel baru, membuat indeks, maupun mengubah tabel.
  • Data Manipulation Language (DML)
    Digunakan untuk memanipulasi dan mengambil data dari database, menghapus data dari database, dan mengubah data pada suatu database.

Pengertian DBMS Menurut para ahli

Agar lebih memahami arti DBMS maka kita dapat merujuk pada pendapat para ahli:

  1. Rogayah
    Menurut Rogayah, pengertian DBMS adalah suatu sitem yang dapat menyusun dan mengelola berbagai record menggunakan komputer untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi perusahaan sehingga dapat menyediakan informasi yang optimal yang dibutuhkan dalam proses mengambil keputusan
  2. Waliyanto
    Menurut Waliyanto, pengertian DBMS adalah suatu gabungan dan juga perpaduan antara basis data (database) dengan Database Managemen System (DBMS) atau sistem manajemen basis data (SMDB).
  3. C.J. Date
    Menurut C.J. Date, Definisi DBMS adalah tempat atau lokasi untuk sekumpulan berkas data yang sudah terkomputasi dengan tujuan untuk memlihara informasi, dan juga memuat informasi tersebut, terutama apabila informasi tersebut sedang dibutuhkan.
  4. S. Attre
    Meurut Gordon C. Everest, pengertian DBMS adalah manajemen yang efektif untuk mengorganidit sumber daya data. Dengan kata lain, Sistem Basis data adalah sistem pengorganisasian dan sistem pengolahan Database pada Komputer.
  5. Tujuan DBMS
    Seperti yang sudah disinggung pada pengeritan DBMS (Database Management System ) yang mana berfungsi sebagai perangkat yang berguna untuk mengorganisasi sumber daya data perusahaan, maka berikut ini beberapa tujuan DBMS pada jaringan komputer perusahaan:
    1. Agara basis data dapat digunakan secara bersama
    2. Agara proses akses data lebih mudah dan cepat
    3. Untuk menghemat ruang penyimpanan data
    4. Membantu menjaga keamanan data
    5. Mencegah dan menghilangkan duplikasi dan inskonsistensi data
    6. Menangani data dalam jumlah yang besar

Macam-Macam DBSM

Dalam penerapannya, terdapat beberapa jenis software DBMS yang sering diaplikasikan untuk mengelola database perusahaan yaitu diantaranya :

  1. MySQL
    Perangkat lunak DBMS yang pertama adalah MySQL yang banyak digunakan karena memang tersedia secara gratis. Sehingga aplikasi ini cocok digunakan untuk bisnis-bisnis yang sedang berkembang.
  2. Meskipun tidak berbayar, namun tingkat keamanannya cukup baik dengan kecepatan akses data yang stabil. kan tetapi perangkat ini kurang kompatible dengan bahasa pemrograman Foxpro, Visual Basic (VB) dan Delphi serta kurang mampu menangani data yang jumlahnya terlalu besar.
  3. Oracle
    Jika Anda menginginkan perangkat lunak DBMS yang bagus dan berbaya bisa memilih software Oracle. Perangkat ini memiliki beragam fitur yang dapat memenuhi tuntutan fleksibilitas perusahaan besar. Bahkan perangkat ini memiliki pemrosesan transaksi dengan performa yang sangat tinggi.
    Dengan kemampuan yang mumpuni tersebut sehingga tidak heran jika software ini  dijualdengan harga yang sangat mahal dengan sistem komputerasasinya yang rumit. Namun untuk memenuhi kriteria seperti pada pengertian DBMS/ Database Managemen System, perangkat ini tidak perlu diragukan lagi dalam hal keamanan.
  4. Microsoft SQL Server
    Selain Oracle, perangkat lunak DBMS ini juga cocok diaplikasikan pada sistem jaringan komputer perusahaan-perusahaan besar karena memiliki kemampuan mengelola data yang besar.
    Microsoft SQL Server memiliki sistem pengamanan data yng baik dan memiliki fitur back up, recovery dan rollback data. namun sayangnya perangkat ini hanya bisa berjalan pada OS Windows Saja.
  5. Firebird
    Perangkat lunak DBMS lainnya adalah Firebird sebagai sistem manajemen basis data yang relasional. Firebird menawarkan fitur yang sesuai dengan standar SQL-2003 ANSI SQL-99 serta dapat bekerja pada OS Windows dan Linux.

Komponen DBMS

Pada umunya DBMS memiliki beberapa komponen fungsional atau modul. Adapun beberapa komponeen DBMS adalah sebagai berikut:

  1. File Manager
    Komponen yang mengelola ruang di dalam disk dan juga struktur data yang digunakan untuk mempresentasikan informasi yang tersimpan pada disk.
  2. Database Manager
    Komponen yang menyediakan interface antar data low-lever yang terdapat pada basis data dengan program aplikasi serta query yang diberikan ke suatu sistem.
  3. Query Processor
    Komponeen yang berfungsi menterjemahkan perintah dalam bahasa query ke instruksi low-lever yang dapat dimengerti database manager.
  4. DML Precompiler
    Komponen yang mengkonversi perintah DML, yang ditambahkan pada suatu program aplikasi ke pemain prosedur normal dalam bahasa induk.
  5. DDL Compiler
    Komponen yang mengkonversi berbagai peirntah DDL ke dalam sekumpulan tabel yang mengandung meta data.

Kelebihan dan Kekurangan DBMS

Meskipun sebeneranya banyak kelebihan yang bisa didapatkan dengan menerapkan program DBMS pad ajaringan komputer, namun ternyata masih beberapa kekurangan DBMS.

  1. Kelebihan DBMS
    1. Dapat mengendalikan pengulangan data
    2. Memberikan data yang konsisten
    3. Kemampuan mendapatkan infromasi yang lebih banyak dan jumlah data yang sama
    4. Pengguna dapat memakai data secara bersama-sama
    5. Memperbaiki integritas data
    6. Menjaga kemanan
    7. Membantu penetapan standarisasi
    8. Perbandingan skala ekonomi
    9. Dapat menyeimbangkan konflik kebutuhan
    10. Mempercepat akses dan respon data
    11. Mempercepat produktifitas
    12. Meningkatkan pemeliharaan data melalui data independen
    13. Meningkatkan konkurensi
    14. Meningkatkan layanan backup dan recovery
  2. Kekurangan DBMS
    1. Penggunaannya cukup kompleks
    2. Kompleksitas DBMS mengakibatkan ukurannya yang besar.
    3. Biaya DBMS tidak sama tergantung pada lingkungan dan fungsi yang disediakan
    4. Ada tambahan biaya untuk hardware
    5. Diperlukan biaya konversi untuk penggunaan DBMS yang baru
    6. Umumnya performa kinerja menurun seiring waktu
    7. Performa yang menurun mengakibatkan kegagalan yang lebih besar.

Contoh DBMS

  1. Hirarki Basis Data; akses data harus mengikuti aturan hirarki yang sudah didefinisikan sebelumnya. Contoh : IMS-2( Informasi Management System) oleh IBM, 1968.
  2. Jaringan Data; Data membentuk jaringan yang lebih bebas dari model hirarki. Contoh : IDMS (integrated Database Management System ) oleh Cullinet Software, 1972
  3. Relasional Data; data dikelompokan secara bebas menurut jenis melalui proses normalisasi. Contoh : INGRE oleh UN of CA & Relational Tech. 1973, System-R oleh IBM Research, 1975, ORACLE oleh Relational Software Inc, 1979, DBASE II oleh Ashton-Tate, 1981.

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s